[Series Review] Supernova by Dee Lestari (1)


Review ini adalah bagian pertama dari series review Supernova karangan Dee. Buku yang akan aku review di sini ada 3: Kesatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, Akar, dan Petir. Seri ini terdiri dari 6 buku, dan aku akan mereview sisa 3 buku berikutnya di masa yang akan datang :p

#1 Kesatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Mulai: 27 Februari 2016
Selesai: 28 Februari 2016

Buku ini awalnya aku pinjam dari teman di kantor. Setelah membaca buku ini, aku cukup yakin akan membeli box set seri ini untuk dikoleksi. Kenapa? Karena aku butuh buku seperti ini di koleksiku supaya bisa dibaca kapanpun aku kangen dengan cerita di dalamnya.

Meskipun aku sudah pernah membaca buku karangan Dee yang lain sebelumnya, baru kali ini efeknya sedahsyat ini untukku. Karakter yang abu-abu, jalan cerita yang tidak dapat aku prediksi, emosi yang terus-menerus naik-turun karena dibuat penasaran, dan yang paling penting adalah penggunaan istilah ilmiah yang memaksaku untuk mengingat dan membuka pikiranku akan pelajaran eksakta di bangku sekolah.

Secara jalan cerita, belum kelihatan seri ini akan menjadi seperti apa. Tapi dengan buku pertama sehebat ini, aku rasa cukup aman untuk berekspektasi tinggi terhadap kelanjutan seri ini. Jadi 5 dari 5 bintang untuk pembuka seri Supernova ini :)

#2 Akar
Mulai: 5 Maret 2016
Selesai: 7 Maret 2016

Dengan ekspektasi tinggi setelah membaca KPBJ, aku mencoba untuk membaca kelanjutan seri Supernova, Akar. Ekspektasiku tidak terlalu meleset, karena buku ini juga keren seperti KPBJ. Tapi... ada yang kurang untukku.

Jalan cerita buku ini masih cukup bikin penasaran, meskipun terkadang ada hint untuk hal yang akan datang di buku berikutnya. Penjelasan mengenai beberapa lambang atau logo di gambar ini juga sangat informatif, menambah wawasanku seperti KPBJ. Tapi secara karakter, aku benar-benar tidak bisa relate dengan Bodhi.

Sangat sulit bagiku untuk menikmati buku ini secara keseluruhan apabila aku tidak bisa menyelami jalan pikiran Bodhi. Kenapa dia mengambil keputusan tertentu, apa yang dia rasakan, tidak bisa aku mengerti sepanjang jalan cerita di buku ini. Latar belakang cerita yang berada di luar negeri juga tidak membantuku karena ternyata cukup sulit membayangkannya. Jadi hanya 4 bintang untuk buku ini.

#3 Petir
Mulai: 8 Maret 2016
Selesai: 9 Maret 2016

Dibandingkan buku sebelumnya, aku lebih bisa mengerti jalan pikiran Elektra. Hal yang cukup aneh sebetulnya, karena aku kurang suka karakter Elektra di buku ini sebelum adanya Mpret dan Kewoy. Aku merasa kalau... karakter Elektra sangat manja dan terkadang ada keputusan yang dia ambil yang tidak masuk akal untukku. Tapi entah mengapa aku lebih memahami hal itu dibandingkan Bodhi di buku sebelumnya.

Jalan cerita di awal buku sangat lambat, bikin bosan. Untungnya setelah ada karakter-karakter lain yang lebih seru, jalan ceritanya membaik sampai akhir buku. Bahkan ada twist di akhir buku yang menurutku akan jadi sesuatu yang sangat seru di kelanjutan seri ini.

Overall, secara perkembangan karakter maupun cerita, buku ini lebih seru meskipun tidak se-mind blowing KPBJ untukku. 4.5 dari 5 bintang..

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Miyazaki Ichigo - Akatsuki: Semburat Cinta di Langit Tokyo

[Review] Linda Christanty - Rahasia Selma